PENTINGNYA SINERGI (JAMA’AH)

PENTINGNYA SINERGI (JAMA’AH)

Dan segala yang diciptakan-Nya bagimu di bumi yang aneka ragam warnanya, semua itu merupakan tanda (Kekuasaan Tuhan) bagi orang yang menerima peringatan.

– Q.S. 16 Surat An Nahl (Lebah) Ayat 13 –

 

Zakat adalah suatu metode pembelajaran agar seseorang memiliki kesadaran bahwa dirinya adalah salah satu bagian dari lingkungan sosial yang memiliki tugas untuk menjalankan misi-Nya sebagai rahmatan lil ‘alamin. Di samping, tujuannya sebagai sebuah tanggung jawab sosial, zakat ini mengajarkan manusia untuk selalu melakukan suatu kolaborasi dengan lingkungan, sehingga tugas sebagai khalifah bisa berjalan lebih efektif dan lebih efisien. Di samping itu, hal ini telah dilatih melalui shalat jama’ah.

Selama ini, begitu banyak orang yang terlalu mengandalkan kemampuan diri secara pribadi untuk mencapai suatu keberhasilan, tetapi hasilnya jelas akan kurang efektif apabila dibandingkan dengan hasil yang diperoleh melalui suatu kolaborasi. Mungkin ia sering melakukan zakat, tetapi sayangnya ia kurang atau bahkan belum menyadari akanmakna besar di belakang arti zakat itu sendiri, sehingga akhirnya tetap saja ia berorientasi pada hasil kerja pribadi atau perseorangan. Padahal, sesungguhnya Zakat memiliki makna kolaborasi yang sangat kuat.

Di bawah ini, akan saya sampaikan beberapa bukti ilmiah, hasil penelitian beberapa ahli, bahwa pikiran kelompok bisa jauh lebih cerdas daripada pikiran orang perorang. Howard Gardner, pakar terkemuka dari Harward berpendapat: “Tidak ada keraguan bahwa pikiean kelompok bisa jauh lebih cerdas – data ilmiah tentang ini luar biasa. Dalam sebuah eksperimen tentang mahasiswa belajar dan bekerja dalam kelompok untuk suatu mata kuliah. – hasil dari ratusan kelompok yang ada menunjukkan bahwa sembilan puluh tujuh persen dari uji yang dilakukan, skor kelompok ternyata lebih tinggi dari skor terbaik untuk perorangan. Efek yang sama terjadi berulang-ulang.”

Tidak hanya berkelompok itu saja yang akan membawa keberhasilan, tetapi juga cara berinteraksi antar anggota di dalam kelompok itu pun memegang peranan yang sangat penting. Karena meskipun mereka sudah berkelompok, tetapi apabila cara berinteraksi mereka salah, maka kelompok itu pun tidak akan menghasilkan sesuatu yang sesuai dengan harapan. Contohnya, ada suatu perusahaan yang sudah menyadari akan pentingnya suatu teamwork, namun pada kenyataannya, hubungan di antara anggota kelompok itu tanpa  didasari hubungan kemanusiaan yang tulus, mereka berhubungan atas dasar struktur organisasi dan program kerja atau tugas masing-masing. Kemudian perusahaan memberikan bonus bagi yang berhasil mencapai target pekerjaannya secara perorangan, akibatnya mereka hanya berlomba di bidang pekerjaan masing-masing tanpa mau tolong-menolong. Tujuan utama mereka hanya ingin memperoleh bonus, hasilnya, jelas kinerja perusahaan langsung anjlok.

Prinsip zakat yang didasari oleh prinsip Bismillah, adalah suatu interaksi antar anggota kelompok melalui pendekatan suara hati untuk saling mendukung secara tulus. Prinsip ini akan menciptakan suatu keseimbangan yang jauh lebih sempurna ketimbang interaksi yang kaku itu. Sebuah studi terhadap enam puluh tim kerja di sebuah perusahaan jasa keungan di Amerika Serikat menemukan – Satu yang paling berperan adalah unsur manusia – bagaimana anggota-anggota berinteraksi, baik dengan sesama mereka maupun dengan pihak yang berhubungan dengan kelompok itu.

Jadi, ada kaitan yang sangat erat akan arti penting kolaborasi (jama’ah) dengan tat cara atau prinsip dalam berhubungan dengan anggota di dalam kelompok itu sendiri. itulah makna dari landasan prinsip Bismillah di dalam suatu interaksi kelompok.

Sementara ini, hubungan sosial di dalam kelompok hanya didasarkan pada pendekatan logika semata, tetapi di dalam Islam hubungan itu haruslah berdasarkan hubungan saling percaya melalui pendekatan suara hati dan ibadah kepada Allah SWT yang bersifat Rahman dan Rahim. Artinya, di dalam berhubungan sosial antar kelompok, mereka harus mampu menggabungkan pendekatan kognitif atau kecerdasan otak dengan pendekatan hati nurani. Hal ini akan menghasilkan suatu hubungan kelompok yang menakjubkan.

 

Hai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu, yang menciptakan kamu dari sorang, dan menciptakan daripadanya pasangannya, dan dari keduanya Ia kembang biakkan banyak laki-laki dan perempuan. Dan bertakwalah kepada Allah, yang dengan nama-Nya kamu selalu meminta, dan jagalah hubungan keluarga. Sungguh, Allah selalu mengawasi kamu.

– Q.S. 4 Surat An Nisaa’ (Wanita-wanita) Ayat 1 –

 

23 Comments

    1. betul sobat. setuju. kita harus bisa menjaga alam, karena alam adalah sahabat yg harus kita rawat dan jaga keutuhannya,
      thanks sobat.. 🙂

  1. sangat setuju dengan artikelnya mas,, zakat merupakan pembersihan harta kita atas hak2 orang lain.. dan alam sangat perlu kita jaga demi keseimbangan hidup dan bumi yang kita huni 🙂

    1. terima kasih mba.. memang sudah sepatutnya kita sadar bahwa zakat adalah salah satu hal penting yang harus kita lakukan.. semoga bermanfaat. 🙂

  2. senengpunya temen adventurer kaya gini,saya dulu seka sama ginian…kalau saya main ke malang di ajak susur gua engga atau arung jeram engga nih?

    1. waa, thanks mba. loh ya boleh sekali la mba.. arung jeram boleh dicoba. hehe..
      tapi minim 5 orang ya mba kalo arung jeram. ok mba. ditunggu kedatangannya di malang. thanks 🙂

Komentar telah ditutup.